Berita

Buletin SKDR Minggu ke-12 Tahun 2026 : Pemantauan Penyakit Potensial KLB di Wilayah Kerja Puskesmas Kratonan

Peningkatan Kasus Diare dan Tifoid, Puskesmas Kratonan Imbau Masyarakat Waspada


Surakarta – Pada Minggu Epidemiologi ke-12 tahun 2026 (23–28 Maret 2026), Puskesmas Kratonan mencatat sebanyak 1.124 kunjungan pasien, dengan mayoritas berasal dari wilayah kerja sebanyak 1.017 kunjungan dan 107 kunjungan dari luar wilayah.


Dari hasil pemantauan melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR), penyakit yang paling banyak ditemukan masih didominasi oleh Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 204 kasus. Jumlah ini menunjukkan bahwa ISPA masih menjadi masalah kesehatan utama yang bersifat stabil di masyarakat.


Namun demikian, pada minggu ini terdapat peningkatan kasus penyakit berbasis lingkungan, khususnya diare akut dan demam tifoid, yang menjadi perhatian penting petugas kesehatan.


Kasus diare akut tercatat sebanyak 7 kasus, meningkat dibandingkan minggu sebelumnya. Sebagian besar kasus ditemukan di wilayah Kelurahan Joyotakan, yang menunjukkan adanya kecenderungan pengelompokan kasus di wilayah tertentu.


Selain itu, kasus demam tifoid juga mengalami peningkatan dengan total 4 kasus, dan seluruhnya telah terkonfirmasi positif melalui pemeriksaan laboratorium. Kondisi ini menunjukkan bahwa penularan kemungkinan masih terjadi di lingkungan masyarakat dan perlu diwaspadai.


Sementara itu, kasus pneumonia ditemukan sebanyak 1 kasus dan masih tergolong rendah serta tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan.


Berdasarkan hasil analisis, pada minggu ini muncul 2 alert kewaspadaan dini, yaitu pada kasus diare dan demam tifoid. Hal ini mengindikasikan adanya potensi peningkatan risiko penyakit yang berkaitan dengan faktor lingkungan, seperti sanitasi, kualitas air, dan keamanan makanan.


Puskesmas Kratonan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti:


Mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan dan setelah beraktivitas

Memastikan makanan dan minuman dalam kondisi bersih dan matang

Menggunakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari

Menjaga kebersihan lingkungan sekitar


Selain itu, masyarakat diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti diare, demam berkepanjangan, atau gangguan pernapasan.


Dengan adanya peningkatan kasus ini, Puskesmas Kratonan akan terus melakukan pemantauan dan upaya pencegahan guna mencegah terjadinya kejadian luar biasa (KLB) di wilayah kerja.

Berita Lainnya