Admin
29-12-2025
Situasi Kesehatan Masyarakat Puskesmas Kratonan Pekan ke-52 Tahun 2025 Masih Terkendali
Puskesmas Kratonan kembali merilis Buletin Mingguan Epidemiologi SKDR Pekan ke-52 Tahun 2025 sebagai bentuk transparansi dan komitmen dalam menjaga kewaspadaan dini terhadap penyakit berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB).
Berdasarkan laporan tersebut, situasi kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kratonan pada pekan ke-52 secara umum masih dalam kondisi terkendali, meskipun beberapa penyakit tetap memerlukan perhatian berkelanjutan.
Gambaran Umum Pekan ke-52
Pada Minggu Epidemiologi ke-52, tercatat 963 kunjungan pasien, dengan 870 kunjungan berasal dari wilayah kerja Puskesmas Kratonan dan 93 kunjungan dari luar wilayah. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya, yang dipengaruhi oleh libur dan cuti bersama Hari Raya Natal 2025.
Kinerja pelaporan SKDR pada pekan ini menunjukkan capaian yang sangat baik, dengan kelengkapan dan ketepatan waktu pelaporan mencapai 100%
Situasi Penyakit Potensial KLB
Penyakit yang paling banyak dilaporkan masih didominasi oleh Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dengan total 174 kasus, tersebar di tiga kelurahan, dengan konsentrasi tertinggi di Kelurahan Joyontakan. Jika dibandingkan dengan pekan ke-50 dan ke-51, jumlah kasus ISPA menunjukkan tren penurunan bertahap, meskipun secara absolut masih menjadi masalah kesehatan utama.
Selain ISPA, pada pekan ini juga dilaporkan:
2 kasus diare akut, bersifat sporadis dan tidak membentuk klaster wilayah.
4 kasus suspek demam tifoid, dengan sebaran di beberapa RW, terutama di Kelurahan Joyontakan, yang perlu tetap diwaspadai karena berkaitan erat dengan faktor sanitasi dan keamanan pangan.
Tidak terdapat alert SKDR yang muncul pada pekan ini, menunjukkan bahwa situasi epidemiologi relatif stabil, namun tetap membutuhkan pemantauan berkelanjutan.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, kondisi kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kratonan pada pekan ke-52 berada dalam keadaan relatif aman dan terkendali. Meskipun demikian, ISPA masih menjadi penyakit dominan, dan peningkatan kasus suspek demam tifoid perlu menjadi perhatian bersama.
Rekomendasi Kesehatan
Puskesmas Kratonan merekomendasikan:
Peningkatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama cuci tangan pakai sabun, konsumsi air minum aman, dan kebersihan makanan.
Penguatan upaya pencegahan ISPA melalui etika batuk, ventilasi rumah yang baik, dan penggunaan masker saat sakit.
Koordinasi lintas program dan lintas sektor dalam pemantauan lingkungan berbasis RW.
Mempertahankan kualitas pelaporan SKDR sebagai dasar respon cepat terhadap potensi KLB.
π Buletin SKDR Pekan ke-52 dapat diunduh dan dibaca secara lengkap melalui:
π https://bit.ly/BuletinSKDRKratonan