Berita

Buletin SKDR Minggu Epidemiologi ke-50 Tahun 2025 Puskesmas Kratonan - Kota Surakarta

Situasi Kewaspadaan Dini Penyakit Minggu ke-50 Tahun 2025 di Puskesmas Kratonan


Pada Minggu Epidemiologi ke-50 Tahun 2025, Puskesmas Kratonan terus melaksanakan pemantauan rutin melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) sebagai upaya deteksi dini penyakit berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB). Pelaporan SKDR pada pekan ini menunjukkan kinerja yang baik dengan kelengkapan dan ketepatan waktu laporan mencapai 100 persen.

Selama periode tersebut, tercatat sebanyak 1.283 kunjungan pasien, dengan 1.150 kunjungan (89,6%) berasal dari wilayah kerja Puskesmas Kratonan dan 133 kunjungan (10,4%) dari luar wilayah. Jumlah kunjungan relatif stabil dibandingkan pekan sebelumnya.

Gambaran Situasi Penyakit

Berdasarkan laporan SKDR, penyakit yang terpantau pada Minggu ke-50 meliputi ISPA, diare akut, suspek demam tifoid, dan suspek dengue.

Kasus ISPA masih menjadi penyakit terbanyak dengan 211 kasus, tersebar di seluruh kelurahan wilayah kerja Puskesmas Kratonan. Kondisi ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan, kepadatan penduduk, dan perubahan cuaca masih berperan terhadap peningkatan kasus penyakit saluran pernapasan.

Kasus diare akut tercatat sebanyak 2 kasus dan muncul kembali setelah pekan sebelumnya tidak dilaporkan. Meskipun jumlahnya kecil dan tidak membentuk klaster, kondisi ini tetap perlu diwaspadai karena berkaitan erat dengan sanitasi lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat.

Perhatian khusus diberikan pada suspek demam tifoid yang pada pekan ini memunculkan alert SKDR. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa seluruh kasus tifoid terkonfirmasi positif. Hal ini menandakan adanya potensi penularan yang perlu segera dikendalikan melalui penguatan surveilans dan edukasi masyarakat.

Sementara itu, suspek dengue dilaporkan sebanyak 1 kasus dan masih bersifat sporadis. Meskipun belum menunjukkan tren peningkatan, kewaspadaan terhadap penyakit berbasis vektor tetap diperlukan.

Kesimpulan

Secara umum, situasi epidemiologi Minggu ke-50 Tahun 2025 di wilayah kerja Puskesmas Kratonan berada dalam kondisi relatif terkendali, namun terdapat peningkatan kewaspadaan terhadap kasus demam tifoid. ISPA masih mendominasi dan memerlukan upaya pencegahan berkelanjutan, sementara diare dan dengue perlu terus dipantau agar tidak berkembang menjadi klaster.

📄 Buletin SKDR Minggu ke-50 dapat dibaca secara lengkap melalui website Puskesmas Kratonan pada tautan berikut:
👉 https://bit.ly/BuletinSKDRKratonan

Berita Lainnya